InstagramTiktokX
Kamis, 11 September 2025

Sunyi Senyap Suara

JP
Jaka Perbawa

Radio adalah salah satu media massa yang memiliki usia yang tua. Proses Radio menggunakan  gelombang elektromagnetik, sehingga pesan yang disampaikan oleh penyiar tersalurkan dengan cara merambat hingga sampai pada pendengar, Radio bersifat Auditif yang mana audio yang disalurkan tidak dapat diulang karena secara langsung sampai ke telinga pendengar. Radio pada awalnya digunakan sebagai alat komunikasi satu arah dan penggunaanya juga lebih banyak untuk kepentingan militer dan pemerintahan bahkan hingga saat ini. Radio merupakan teknologi yang sangat canggih pada masanya sampai sekarang teknologi komunikasi yang digunakan pada dasarnya menggunakan konsep yang ada pada radio. Radio merupakan sebuah teknologi yang mengirimkan sinyal dengan gelombang tertentu dan biasa dikenal dengan gelombang elektromagnetik yang merupakan hasil modulasi dan radiasi dari elektromagnetik (Kustiawan, 2022)

Teknologi digital telah mengubah pola konsumsi orang terhadap media audio baik yang berbasis radio broadcasting maupun music streaming. Radio pun saat ini terus melakukan transformasi untuk menyesuaikan kebutuhan pendengarnya salah satunya dengan memberikan layanan servis digital agar bisa terus bertahan. Definisi radio pun terus berkembang, salah satu definisi yang menarik dan berkaitan dengan kondisi saat ini yaitu definisi dimana radio mengacu pada radio jurnalistik dengan campuran konten kata-kata yang diucapkan dan musik, dengan konten kata-kata jurnalistik yang bertanggung jawab atas sebagian besar elemen konten (Hirschmeier & Beule, 2021 dalam Sinabariba 2023 ).

Dinamika yang berkembang mengenai eksistensi radio yang mungkin sayup-sayup kian kehilangan pendengarnya bukan tanpa sebab, minimya inovasi mengakibatkan banyak stasiun-stasiun radio yang tidak peka terhadap perubahan dan abai dengan digitalisasi perangkat dan proses kreatif. Dalam dunia yang berkembang dengan cepat membuka ruang besar persaingan untuk menyodorkan konsep terbaik penyajian dan pengelolaan radio sebagai media informasi. Era digital seyogyanya menjadi sebuah revolusi pemahaman insan radio bahwa tidak perlu timbul keraguan akan ditinggalkan pendengarnya. Jika pemahaman bahwa insan radio hanya menyampaikan informasi satu arah kepada pendengarnya, perlu diubah untuk sesekali mendengarkan pendengarnya. Mendengarkan kebutuhan pendengarnya sebagai sebuah layanan, karena menjadi sebuah keniscayaan bahwa perkembangan dan perubahan zaman tidak dapat dicegah namun kitalah yang harus menyesuaikan zaman.

Perkembangan radio dari masa ke masa adalah bagian dari dinamika kebudayaan itu sendiri. Pergeseran budaya pendengar radio dari yang sebatas menjadi objek dan sasaran penyampaian informasi menjadi subjek penentu eksistensinya stasiun radio. Dewasa ini layanan informasi semakin beragam sesuai dengan karakteristik masyarakat dalam menyesuaikan minatnya dalam proses pencarian informasi. Karakter masyarakat saat ini tentu berbeda dengan generasi-generasi sebelumnya yang memiliki keterbatasan akses akibat masih minim dan belum meratanya pembangunan infrastruktur di bidang teknologi informasi. Kini, dunia telah berubah.. dunia dapat diraih dalam genggaman dengan amat mudahnya.

Kanal Budaya IndonesianaTV yang memiliki maksud dan tujuan melestarikan dan mempromosikan budaya Indonesia yang beragam kepada masyarakat luas, baik di dalam maupun luar negeri melalui penayangan program-program yang mengangkat berbagai aspek budaya Indonesia, seperti kesenian, adat istiadat, tradisi, dan sejarah. Kanal Budaya IndonesianaTV ingin meningkatkan pengetahuan dan wawasan masyarakat tentang budaya Indonesia melalui penayangan program-program edukatif dan informatif yang dikemas dengan menarik dan mudah dipahami oleh semua kalangan.

Konten-konten kebudayaan yang terkait dengan bentuk perkembangan serta pengelolaan radio sebagai media ujung tombak pelestarian kebudayaan yang saat ini ada di platform IndonesianaTV adalah “Radio Pakcik Mahmud”. Program “Radio Pakcik Mahmud” menceritakan kisah Pakcik Mahmud, pemilik Malay Radio “Bertuah FM”, mengisahkan perjuangannya dalam mempertahankan siaran radio yang mengedepankan budaya Melayu di tengah krisis keuangan. Dengan semangat yang tak tergoyahkan, Pakcik Mahmud berjuang melawan tantangan finansial sambil tetap berkomitmen untuk menyajikan program-program yang mendidik dan menghibur pendengar. Melalui cerita-cerita tradisional, musik, dan wawancara inspiratif, ia berusaha menjaga warisan budaya Melayu agar tetap hidup. Drama ini menyentuh tentang pentingnya identitas budaya dan bagaimana satu suara dapat menggerakkan komunitas, meskipun dihadapkan pada berbagai kesulitan.

Tayangan konten-konten kebudayaan yang terdapat di Kanal Budaya IndonesianaTV adalah sebentuk praktik baik yang diharapkan dapat menjadi asupan informasi yang edukatif yang muaranya adalah terwujudnya kebudayaan Indonesia yang tetap lestari dan menjadi penuntun bagi generasi selanjutnya. Dari “Radio Pakcik Mahmud” kita dapat mengambil pelajaran dan inspirasi bahwa niat baik dalam hal pelestarian kebudayaan saja tidak cukup bila tidak dibarengi dengan inovasi dalam mengembangkan dan memanfaatkan aset-aset kebudayaan yang tersisa. Jangan biarkan kebudayaan kita perlahan pudar digerus zaman, namun biarlah kebudayaan kita secara dinamis dapat mengikuti zamannya.

Selamat Hari Radio Nasional

suara dengarkanlah aku

apa kabarnya pujaan hatiku

aku di sini menunggunya

masih berharap di dalam hatinya

 

suara dengarkanlah aku

apakah aku slalu dihatinya

aku di sini menunggunya

masih berharap di dalam hatinya

(Hijau Daun – Suara (Ku Berharap): 2008)

 

 

Referensi

Kustiawan, Winda dkk. 2022. Kelebihan dan Kekurangan Radio dalam Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Komunikasi Vol 2 No. 3 November 2022.  Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Sinabariba, Santa Cicilia. 2023. Eksistensi Radio: Tantangan dan Peluang di Era Digital dan Post-Pandemic COVID-19 (Sebuah Pendekatan dengan Metode Tinjauan Literatur Sistematik) dalamJurnal Lensa Mutiara Komunikasi 7, 2 (2023)

 

gambar logo kemenbud
Balai Media Kebudayaan
Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia
Kontak BMK
icon location
Lokasi

Gedung Kementerian Kebudayaan (Gedung E) Lantai 17 Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat, 10270

Jalan Gardu, Srengseng sawah, Jakarta Selatan Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12640

icon location
Surel
balaimediakebudayaan@kemenbud.go.id
icon location
Telepon
081111815957
Ikuti Kami
InstagramTiktokX