Pengambilan Sumpah PNS Kementerian Kebudayaan Teguhkan Komitmen Integritas ASN

Jakarta, 2 Juli 2026 – Kementerian Kebudayaan menggelar prosesi Pengambilan Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Kebudayaan, Prof. Dr. Bambang Wibawarta, S.S., M.A. Kegiatan tersebut berlangsung secara luring dan daring dengan melibatkan pegawai yang telah resmi berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kementerian Kebudayaan.
Rangkaian acara diawali dengan pengucapan sumpah atau janji sesuai agama dan keyakinan masing-masing peserta. Pada kesempatan itu, Sekretaris Jenderal menegaskan bahwa sumpah yang diikrarkan tidak hanya menjadi bagian dari prosesi seremonial, tetapi juga merupakan bentuk tanggung jawab kepada Tuhan Yang Maha Esa, bangsa, negara, serta masyarakat.
Melalui sumpah tersebut, para PNS menyatakan kesediaannya untuk menjunjung tinggi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, negara, dan pemerintah. Mereka juga berkomitmen mematuhi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan, melaksanakan tugas dengan dedikasi tinggi, menjaga kehormatan sebagai aparatur sipil negara, mengutamakan kepentingan bangsa dan negara, menjaga kerahasiaan, serta bekerja secara jujur, tertib, teliti, dan penuh tanggung jawab demi kepentingan negara.

Setelah prosesi pengambilan sumpah selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Kebudayaan. Penandatanganan tersebut turut disaksikan oleh Kepala Biro Barang Milik Negara, Pengadaan Barang dan Jasa dan Umum serta Sekretaris Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi.
Dalam sambutannya, Sekretaris Jenderal secara resmi mengukuhkan para pegawai yang telah memenuhi seluruh persyaratan untuk diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kementerian Kebudayaan. Ia menyampaikan apresiasi sekaligus mengingatkan bahwa status baru sebagai PNS merupakan awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam mengabdi kepada bangsa dan negara.
"Momentum ini bukan sekedar perubahan status kepegawaian, tetapi merupakan tonggak penting dalam perjalanan pengabdian kepada bangsa dan negara. Sumpah yang baru saja saudara ucapkan bukanlah formalitas administrasi semata, melainkan ikrar yang mengikat secara moral, etika, dan hukum untuk menjalankan tugas dengan penuh integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab," ujar Prof. Dr. Bambang Wibawarta, S.S., M.A. Selaku Sekretaris Jenderal Kementerian Kebudayaan RI.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa setiap Aparatur Sipil Negara harus memiliki karakter yang kuat, menjunjung tinggi integritas, mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan, bekerja secara kolaboratif, serta menghadirkan pelayanan publik yang optimal. Menurutnya, nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK perlu diterapkan secara konsisten dalam setiap pelaksanaan tugas maupun proses pengambilan keputusan.
Sekretaris Jenderal juga menyoroti peran penting ASN Kementerian Kebudayaan dalam mendukung pembangunan kebudayaan nasional. Ia menyampaikan bahwa insan Kementerian Kebudayaan tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga berperan sebagai penggerak peradaban melalui upaya pengelolaan, pelestarian, dan pengembangan kebudayaan sebagai fondasi pembangunan bangsa.
Ia menambahkan bahwa pelaksanaan tugas ASN di Kementerian Kebudayaan harus berpijak pada empat pilar kebijakan kebudayaan, yakni budaya sebagai penggerak ekonomi, budaya sebagai soft power , budaya sebagai media internalisasi nilai pendidikan, serta budaya sebagai binding power atau perekat persatuan bangsa.
"Kita adalah arsitek peradaban. Kita adalah pengelola sekaligus penyambung suara-suara budaya dari seluruh penjuru negeri ke dalam kebijakan negara. Karena itu, saya berharap saudara-saudara menjadi bagian dari organisasi yang terus bertransformasi, memiliki semangat belajar sepanjang hayat, terbuka terhadap inovasi, serta mampu memberikan kontribusi nyata sesuai tugas dan fungsi masing-masing," tuturnya.
Menutup sambutannya, Sekretaris Jenderal mengajak seluruh PNS yang baru diangkat untuk menjaga amanah yang telah diberikan melalui penerapan disiplin, etika, profesionalisme, dan semangat melayani masyarakat. Ia juga berharap seluruh ASN mampu membangun budaya kerja yang saling menghargai, saling mendukung, berorientasi pada hasil, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan kemajuan kebudayaan nasional.
"Selamat bertugas kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil yang hari ini resmi diangkat. Semoga senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, dan kemudahan dalam mengemban amanah sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. Mari bersama-sama membangun tata kelola pemerintahan bidang kebudayaan yang semakin profesional, akuntabel, inovatif, serta mampu memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan kebudayaan Indonesia," pungkasnya
