InstagramTiktokX
Jumat, 12 Juni 2026

Meriah, 140 Peserta Padati Nobar Film House of Indonesiana di Cirebon

BM
Balai Media Kebudayaan
Foto bersama Sekretaris Direktorat Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI,  Judi Wahjudin, S.S., M.Hum, Kepala Subbagian Umum BMK  Neneng Kartiwi, S.S., M.M dan peserta Nobar Film House Of Indonesiana di XXI
Foto bersama Sekretaris Direktorat Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI,  Judi Wahjudin, S.S., M.Hum, Kepala Subbagian Umum BMK  Neneng Kartiwi, S.S., M.M dan peserta Nobar Film House Of Indonesiana di XXI

Cirebon, 9 Juni 2026 – Suasana hangat dan penuh antusiasme mewarnai kegiatan Nonton Bareng (Nobar) film hasil program House of Indonesiana (HOI) yang diselenggarakan oleh Balai Media Kebudayaan (BMK), Kementerian Kebudayaan, di XXI Cirebon Superblock (CSB), Kota Cirebon, Jawa Barat, Selasa (9/6). Sebanyak 140 peserta dari berbagai kalangan memadati studio bioskop untuk menyaksikan pemutaran film animasi Banyu dan film dokumenter Lakon, dua karya terpilih hasil program HOI yang akan segera tayang di platform Indonesiana.TV.

HOI merupakan program hasil kerja sama antara Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dengan Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Republik Korea Selatan yang pelaksanaannya didukung oleh Korea Creative Content Agency (KOCCA). Program ini diselenggarakan di enam kota di Indonesia, dan Cirebon menjadi salah satu kota yang dipilih langsung oleh Pemerintah Korea Selatan sebagai lokasi penyelenggaraan.

Peserta yang hadir berasal dari berbagai unsur, antara lain Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon, pelajar SMA/SMK di Kota Cirebon, peserta HOI wilayah Cirebon, komunitas Bee Cinema, Degradiens Cirebon, serta para pegiat budaya dan insan kreatif. Kehadiran mereka menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap karya-karya budaya yang lahir dari program pengembangan kapasitas kreator daerah.

Sesi tanya jawab dengan narasumber

Sesi tanya jawab dengan narasumber

Kepala Subbagian Umum BMK  Neneng Kartiwi, S.S., M.M.  menyampaikan bahwa screening ini merupakan upaya memperkenalkan hasil karya peserta HOI kepada publik sekaligus membangun eksposur awal sebelum tayangan tersebut dapat dinikmati secara luas melalui platform Indonesiana.TV.

Selain itu  hadir Sekretaris Direktorat Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI,  Judi Wahjudin, S.S., M.Hum. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa film memiliki peran strategis sebagai aset berharga dalam upaya pengembangan dan pemanfaatan kebudayaan Indonesia. Menurutnya, film tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai sarana yang efektif untuk mendokumentasikan, memperkenalkan, dan mewariskan nilai-nilai budaya kepada masyarakat. Setiap tayangan yang dihasilkan diharapkan mampu mengomunikasikan informasi budaya secara edukatif, menarik, dan menjangkau khalayak yang lebih luas, sehingga dapat memperkuat pemahaman serta apresiasi masyarakat terhadap kekayaan budaya Indonesia.

Harapannya kegiatan ini dapat menghadirkan konten yang edukatif, informatif, dan inspiratif kepada masyarakat sebagai bagian dari perluasan akses terhadap pengetahuan dan kebudayaan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk membangun kolaboratif antara pemerintah, komunitas kreatif, pelaku budaya, lembaga pendidikan, dan masyarakat. Sehingga Indonesiana.TV diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai media kebudayaan yang mampu menjembatani pelaku budaya dengan masyarakat luas melalui platform digital.

Salah satu tayangan yang mendapat perhatian khusus dari para peserta adalah film dokumenter Lakon. Film ini mengisahkan Kei, seorang remaja yang tumbuh dalam lingkungan seni Tari Topeng Cirebon. Di balik kesehariannya sebagai pelajar, Kei menghabiskan banyak waktu membantu sang ibu mengajar tari di sebuah sanggar sederhana. Dari ruang kecil itulah ia mulai mengenal lebih dalam makna budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Peserta Nobar Film House Of Indonesiana

Peserta Nobar Film House Of Indonesiana

Film Lakon berangkat dari filosofi lima karakter dalam Tari Topeng Cirebon, yaitu Panji, Samba, Rumyang, Tumenggung, dan Kelana yang merepresentasikan tahapan kehidupan manusia. Kelima karakter tersebut menjadi refleksi perjalanan Kei dalam memahami jati diri, mimpi, dan perannya dalam kehidupan.

Antusiasme penonton semakin terasa karena kegiatan ini turut menghadirkan narasumber yang terlibat langsung dalam proses produksi film, termasuk pemeran Lakon. Seusai pemutaran film, para peserta mengikuti sesi diskusi. Berbagai pertanyaan mengenai proses kreatif, tantangan produksi, inspirasi cerita, hingga pesan budaya yang ingin disampaikan melalui film menjadi topik yang menarik perhatian peserta, khususnya para pelajar dan komunitas film yang hadir.

Kegiatan nonton bareng ini tidak hanya menjadi ruang apresiasi terhadap karya audiovisual bertema budaya, tetapi juga menjadi ajang pertemuan antara kreator, pelaku budaya, pemerintah, dan masyarakat. Bagi Kalian yang belum berkesempatan mengikuti kegiatan ini, nantikan rangkaian nonton bareng film Indonesiana.TV lainnya di kota-kota berikutnya dan jangan lupa saksikan tayangan budaya  Indonesia melalui platform Indonesiana.TV!

gambar logo kemenbud
Balai Media Kebudayaan
Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia
Kontak BMK
icon location
Lokasi

Gedung Kementerian Kebudayaan (Gedung E) Lantai 17 Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat, 10270

Jalan Gardu, Srengseng sawah, Jakarta Selatan Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12640

icon location
Surel
balaimediakebudayaan@kemenbud.go.id
icon location
Telepon
081111815957
Ikuti Kami
InstagramTiktokX