InstagramTiktokX
Selasa, 12 November 2024

Indonesia Dorong Repatriasi Prasasti Pucangan dari India, Upaya Pulihkan Identitas Sejarah dan Warisan Budaya

RM
Redaksi Media BMK
Pertemuan Menteri Kebudayaan Indonesia, Fadli Zon, dengan Menteri Kebudayaan India, Gajendra Singh Shekhawat, di Pertemuan Menteri Kebudayaan G20 di Brasil. Foto: Kemenbud
Pertemuan Menteri Kebudayaan Indonesia, Fadli Zon, dengan Menteri Kebudayaan India, Gajendra Singh Shekhawat, di Pertemuan Menteri Kebudayaan G20 di Brasil. Foto: Kemenbud

BRASIL – Menteri Kebudayaan Indonesia, Fadli Zon, mengajukan permintaan resmi untuk memulangkan Prasasti Pucangan dari India dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Kebudayaan India, Gajendra Singh Shekhawat, di sela-sela Pertemuan Menteri Kebudayaan G20 di Brasil, Jumat, 8 November 2024. Inisiatif ini menunjukkan tekad Indonesia dalam mengembalikan artefak budaya bernilai tinggi yang penting bagi identitas dan sejarah bangsa.

Prasasti Pucangan, atau dikenal sebagai ‘Airlangga Stone’ dan ‘Calcutta Stone,’ merupakan peninggalan berharga dari abad ke-11 yang dibuat atas perintah Raja Airlangga, salah satu penguasa terbesar dalam sejarah Jawa. Prasasti ini memuat catatan penting tentang peristiwa bersejarah di masa pemerintahan Airlangga, termasuk sistem politik dan keagamaan Jawa kala itu. Pada awal abad ke-19, prasasti ini ditemukan oleh Stamford Raffles, Letnan Gubernur Inggris di Jawa, yang kemudian mengirimkannya ke Lord Minto, Gubernur Jenderal Inggris di India. Kini, artefak ini tersimpan di Indian Museum, Kolkata.

Langkah Penting dalam Pemulihan Sejarah Nasional

Fadli Zon menyatakan pengembalian Prasasti Pucangan akan menjadi langkah signifikan dalam memulihkan bagian dari sejarah dan identitas budaya kita.

“Selain menambah wawasan sejarah, repatriasi ini diharapkan mempererat persahabatan budaya antara Indonesia dan India," kata Fadli.

Ia mengusulkan agar penyerahan resmi prasasti ini dilakukan bersamaan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke India pada awal 2025 pada momen peringatan 76 tahun hubungan diplomatik Indonesia-India.

Fadli juga menekankan bahwa upaya ini selaras dengan Kashi Culture Pathway, prinsip yang diadopsi pada Pertemuan Menteri Kebudayaan G20 2023 di India. Prinsip ini mendorong pengembalian artefak budaya ke negara asalnya sebagai bagian dari pelestarian warisan dunia. Indonesia berharap India mendukung repatriasi ini sebagai bentuk kerja sama dalam melestarikan sejarah dan budaya global.

Kolaborasi untuk Memulihkan Artefak Budaya yang Tersebar di Dunia

Di luar upaya repatriasi Prasasti Pucangan, Fadli juga mengusulkan kerja sama antara Indonesia dan India dalam memulihkan artefak budaya yang masih berada di negara-negara lain, terutama di Eropa. Banyak artefak penting dari India dan Indonesia yang tersimpan di negara-negara seperti Inggris dan Belanda.

“Kita perlu bersatu dalam menyerukan kepada negara-negara tersebut untuk mengembalikan warisan budaya yang menjadi milik kita. Ini adalah langkah pemulihan keadilan sejarah,” tegas Fadli.

Selain repatriasi, pertemuan tersebut juga menjadi momentum bagi Indonesia dan India untuk memperkuat kerja sama budaya yang lebih luas. Kedua negara sepakat untuk mengeksplorasi kerjasama di berbagai bidang, mulai dari pengembangan industri budaya, program restorasi cagar budaya Hindu-Buddha, hingga pertukaran pengetahuan dan konsorsium budaya. Kerja sama ini diharapkan membawa manfaat tidak hanya bagi kedua negara, namun juga bagi pelestarian budaya dunia.

Langkah Indonesia dalam mengajukan repatriasi Prasasti Pucangan menjadi salah satu bentuk komitmen dalam memperjuangkan pemulangan artefak bersejarah, yang juga diharapkan dapat membuka jalan bagi pemulihan dan pelestarian warisan budaya yang lebih luas di tingkat global.[*]

gambar logo kemenbud
Balai Media Kebudayaan
Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia
Kontak BMK
icon location
Lokasi

Gedung Kementerian Kebudayaan (Gedung E) Lantai 17 Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat, 10270

Jalan Gardu, Srengseng sawah, Jakarta Selatan Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12640

icon location
Surel
balaimediakebudayaan@kemenbud.go.id
icon location
Telepon
081111815957
Ikuti Kami
InstagramTiktokX