InstagramTiktokX
Selasa, 28 Oktober 2025

House of Indonesiana Week 2025: Kolaborasi Budaya antara Indonesia-Korea Selatan

HN
Hotnida Novita Sary
Balai Media Kebudayaan
Wakil Menteri Kebudayaan, H. Giring Ganesha Djumaryo, S. Ikom
Wakil Menteri Kebudayaan, H. Giring Ganesha Djumaryo, S. Ikom

Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dan Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Republik Korea Selatan bekerja sama untuk memperkuat kapasitas talenta kreatif Indonesia di ranah global dalam program House of Indonesiana (HOI). Program ini memberikan pelatihan animasi, film dokumenter, mobile content, serta pendidikan kesenian dan kebudayaan di 6 kota. Dua di antaranya sudah berjalan yaitu pelatihan animasi di Jakarta dan dokumenter di Makassar.

Puncaknya, House of Indonesiana (HOI) Week 2025 digelar sebagai bentuk apresiasi dan bukti nyata kolaborasi lintas negara melalui kekuatan budaya. Acara yang dihelat pada 15–16 Oktober di Main Atrium 360 KOREA 360, Lotte Mall Jakarta, ini menampilkan hasil karya peserta pelatihan HOI dari Jakarta dan Makassar. Pada kesempatan yang sama, diperkenalkan pula pusat pelatihan baru yang bakal hadir di Cirebon, Jambi, Badung, dan Sikka.

Gelaran HOI sudah melibatkan 480 peserta di Jakarta dengan menghasilkan delapan episode animasi; serta 1.545 peserta di Makassar yang telah memproduksi 1 film dokumenter.

 

Hasil Kerja Sama Indonesia-Korsel

HOI sedianya merupakan program hasil kerja sama antara Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dan Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Republik Korea. Program strategis ini berfokus pada pelatihan intensif anak-anak muda dalam memproduksi konten digital secara kreatif dan juga inovatif.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha Djumaryo menegaskan kalau HOI Week 2025 adalah cerminan semangat kolaboratif antara dua bangsa yang sama-sama menjunjung tinggi seni, budaya, dan kreativitas.

“Acara ini merupakan simbol harmoni antara dua negara—Indonesia dan Korea Selatan—yang sama-sama mencintai seni, budaya, dan kreativitas,” tutur Wamen Giring, Rabu (15/10).

Menurut dia, Korea Selatan sebagai negara telah membuktikan bahwa budaya bisa menjadi kekuatan ekonomi sekaligus sarana diplomasi yang efektif. Pengalaman ini bakal menjadi inspirasi bagi Indonesia yang juga punya kekayaan budaya luar biasa.

“Kami bersyukur Korea bersedia berbagi pengalamannya dalam membangun industri kreatif yang tangguh, inovatif, dan berbasis teknologi serta kolaborasi. Kami juga melihat bagaimana Korea Selatan memperluas jaringan budaya globalnya. Semangat inilah yang kami inginkan untuk menumbuhkan lebih banyak talenta kreatif Indonesia melalui program House of Indonesiana,” ujar Giring.

Pun, dia menekankan, kekuatan sejati budaya Indonesia terletak pada komunitasnya — mulai dari kelompok kecil di desa, studio seni di kota, hingga ruang digital tempat generasi muda berkreasi.

“Kami juga berharap House of Indonesiana sekaligus berbagai program Kementerian Kebudayaan lain terus fokus pada pemberdayaan komunitas dan talenta lokal,” ujar Mas Wamen.

Melalui ajang House of Indonesiana Week 2025, Kementerian Kebudayaan ingin menyiapkan generasi musa Indonesia yang kreatif agar mampu menjadi bagian penting dari jaringan budaya global.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Wakil Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Park Soo Deok, menyampaikan kalau HOI Week 2025 merupakan wujud nyata kerja sama yang berharga di antara kedua negara, Indonesia dan Korea Selatan.

“Merupakan kehormatan bagi saya untuk hadir di House of Indonesiana Week tahun ini. Program ini menjadi bukti nyata hubungan erat Korea dan Indonesia dalam mengembangkan ekosistem kreatif dan mendorong kolaborasi budaya,” ujarnya.

Park menambahkan, kegiatan ini tidak hanya menampilkan kemampuan teknis dan kreativitas peserta, tetapi juga memperlihatkan semangat kolaborasi lintas budaya yang menjadi inti dari proyek ini.

“Kami berharap rangkaian kegiatan ini membuka kesempatan lebih luas bagi para kreator muda Indonesia untuk berpartisipasi dan terus berkembang,” tutupnya.

 

Bisa Melangkah Jauh

Harapannya, kolaborasi ini tidak hanya berhenti di tataran pelatihan dan pertemuan antar-budaya. Lebih jauh lagi, ajang HOI diharapkan dapat melahirkan ide-ide baru yang “segar” dan relevan dengan zaman. Dengan begitu, karya anak-anak Indonesia dalam bidang animasi dan kreatif lainnya bisa berkembang bahkan diserap industri, bukan hanya di dalam negeri tetapi juga luar negeri. Para talenta muda ini dapat dibukakan peluang dan kesempatan kolaborasi dalam berkarya.

Masih dalam rangkaian kegiatan yang sama, HOI Week juga menghadirkan pameran karya, pemberian penghargaan kepada peserta pelatihan, serta diskusi yang diharapkan bisa menjadi ruang inspiratif bagi para kreator.

Pada kegiatan ini, Indonesiana.TV meramaikan gelaran HOI Week 2025 dengan memberikan pengalaman unik di booth live streaming, diskusi tentang produksi konten, workshop wayang animasi "Desa Timun" dari Aniwayang, tayangan imersif, serta pembagian cendera mata. Nantinya, hasil produksi film di program ini juga akan ditayangkan di platform Indonesiana.TV. Jadi, nantikan penayangannya, ya! (*)

gambar logo kemenbud
Balai Media Kebudayaan
Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia
Kontak BMK
icon location
Lokasi

Gedung Kementerian Kebudayaan (Gedung E) Lantai 17 Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat, 10270

Jalan Gardu, Srengseng sawah, Jakarta Selatan Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12640

icon location
Surel
balaimediakebudayaan@kemenbud.go.id
icon location
Telepon
081111815957
Ikuti Kami
InstagramTiktokX