Balai Media Kebudayaan Siap Dukung Jakarta Culture Cinema 2026

Balai Media Kebudayaan (BMK) menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan Jakarta Culture Cinema 2026, sebuah festival film pendek yang memiliki tujuan untuk menciptakan wadah/ tempat sebagai ajang promosi objek pemajuan budaya baik dari luar negeri dan dalam negeri dan terkhusus objek pemajuan kebudayaan Jakarta.. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya memperluas ruang ekspresi budaya melalui medium audio visual yang kreatif.
Diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan Yayasan Kampung Sinema Budaya, Jakarta Culture Cinema hadir sebagai ekosistem yang mendorong pertumbuhan sineas, khususnya generasi muda, dalam mengolah kekayaan budaya menjadi karya film yang relevan dan kompetitif. Ketua Yayasan Kampung Sinema, Ade Maulana Sidik, menyampaikan bahwa Jakarta Culture Cinema dirancang sebagai wadah strategis bagi para pegiat budaya dan komunitas film.
“Kami ingin menciptakan ruang di mana objek pemajuan kebudayaan Jakarta dapat ditransformasikan ke dalam karya audio visual yang tidak hanya kuat secara identitas, tetapi juga memiliki daya saing global,” ujarnya dalam kick off ceremony yang berlangsung di Taman Ismail Marzuki, Jakarta.
Dalam pelaksanaannya, Jakarta Culture Cinema 2026 menghadirkan tiga program utama, yaitu:
1. Jakarta Culture Cinema Fund (JCC Fund)
Program ini merupakan skema pendanaan sekaligus pembinaan bagi pelaku budaya dan komunitas film yang berdomisili di DKI Jakarta. Peserta akan mendapatkan kesempatan mengikuti coaching clinic dan pendampingan produksi untuk menghasilkan film pendek bertema objek pemajuan kebudayaan Betawi. Dari seluruh proposal yang masuk, dewan juri akan memilih 10 karya terbaik untuk mendapatkan dukungan produksi.
2. Bioskop Jakarta Culture Cinema (Bioskop JCC)
Program ini menjadi ruang apresiasi bagi karya-karya film pendek yang lolos kurasi namun belum masuk nominasi penghargaan dalam festival. Selain pemutaran film, kegiatan ini juga akan diramaikan dengan pertunjukan seni seperti tari, musik daerah, hingga penampilan band lokal. Bioskop JCC direncanakan hadir di ruang publik yang tersebar di lima kota dan satu kabupaten di wilayah DKI Jakarta, sekaligus menghadirkan bazar UMKM kuliner khas Betawi.
3. Jakarta Culture Cinema Fest (JCC Fest) 2026
Sebagai puncak rangkaian kegiatan, JCC Fest merupakan kompetisi film pendek yang terbuka bagi sineas nasional maupun internasional. Festival ini menjadi wadah promosi objek pemajuan kebudayaan dari berbagai daerah di Indonesia dan dunia melalui karya sinema. Puncak festival akan berlangsung selama dua hari dan akan diliput oleh Indonesiana TV.
Peluncuran Jakarta Culture Cinema 2026 ditandai secara simbolis dengan pemotongan kue dongkal, sebagai representasi kekayaan tradisi kuliner Betawi sekaligus semangat kolaborasi dalam memajukan kebudayaan.
Melalui dukungan terhadap Jakarta Culture Cinema, Balai Media Kebudayaan menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem pemajuan kebudayaan berbasis media. Festival ini diharapkan tidak hanya menjadi ruang apresiasi, tetapi juga menjadi jembatan bagi karya-karya budaya Indonesia untuk dikenal lebih luas di tingkat nasional maupun internasional.
