InstagramTiktokX
Rabu, 25 September 2024

288 Benda Cagar Budaya Indonesia Akhirnya Kembali dari Belanda

RM
Redaksi Media BMK
Ilustrasi Candi Prambanan. Foto: Istimewa
Ilustrasi Candi Prambanan. Foto: Istimewa

JAKARTA – Sebanyak 288 benda cagar budaya asal Indonesia akan segera kembali ke Tanah Air dari Belanda, setelah adanya kesepakatan repatriasi yang ditandatangani pada 20 September 2024 di Wereldmuseum, Amsterdam, pukul 15.00 CET. Penandatanganan dilakukan oleh Hilmar Farid, Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI, bersama Eppo Bruins, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan Belanda.

Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah perwakilan penting, seperti Ketua Komite Repatriasi Koleksi Asal Indonesia di Belanda, I Gusti Agung Wesaka Puja, dan Bonnie Triyana sebagai Sekretaris. Hadir pula Lilian Goncalves, Ketua Komisi Repatriasi Belanda, Duta Besar RI untuk Belanda, Mayerfas, serta pejabat dari KBRI Den Haag.

Hilmar Farid menjelaskan bahwa Indonesia telah menyusun berbagai program khusus sebagai bagian dari komitmen repatriasi ini. Benda-benda cagar budaya tersebut tidak hanya akan dipamerkan, tetapi juga akan melalui proses konservasi dan penelitian yang berkelanjutan.

"Kami menyiapkan program pendidikan dan kegiatan interaktif untuk mengedukasi masyarakat tentang nilai historis dan budaya dari artefak-artefak ini," ujar Hilmar.

Sebanyak 288 benda cagar budaya ini dijadwalkan tiba di Indonesia pada awal Oktober 2024. Setelah tiba, artefak-artefak ini akan dikelola oleh Museum dan Cagar Budaya atau Indonesia Heritage Agency. Pameran pertama dari koleksi ini akan digelar pada pembukaan kembali Museum Nasional Indonesia pada 15 Oktober 2024.

Pameran ini memberi kesempatan bagi masyarakat untuk melihat langsung artefak-artefak bersejarah yang berhasil dipulangkan dari Belanda. Hilmar Farid menambahkan bahwa pameran ini akan menjadi ajang pembelajaran dan penghargaan terhadap usaha keras Indonesia dalam memulihkan warisan budayanya.

"Ini adalah kesempatan untuk belajar dan mengapresiasi perjuangan Indonesia dalam memulihkan warisan budaya kita," paparnya.

Repatriasi Lanjutan dari 2023

Kesepakatan repatriasi 2024 ini merupakan kelanjutan dari repatriasi yang berlangsung pada 2023, di mana sebanyak 472 benda cagar budaya Indonesia dipulangkan, termasuk empat arca dari Candi Singosari, sebilah keris dari Kerajaan Klungkung, harta rampasan Lombok, dan koleksi Pita Maha.

Selama proses repatriasi pertama, Komite Repatriasi telah melakukan kajian mendalam untuk menyusun daftar benda cagar budaya lain dari Indonesia yang masih berada di Belanda. Dari kajian tersebut, terpilihlah 288 benda cagar budaya yang menjadi bagian dari repatriasi kedua ini. Benda-benda tersebut dijadwalkan tiba di Indonesia pada awal Oktober 2024.

Di antara artefak yang akan dipulangkan, terdapat arca Ganesha, arca Brahma, dua arca dari Candi Singosari, serta 284 koleksi dari Puputan Badung. Khusus untuk koleksi arca dari Candi Singosari, terdapat arca Nandi dan Bhairawa yang berasal dari abad ke-13. Dua arca ini melengkapi koleksi Singhasari yang sudah dipulangkan pada 2023, yaitu Ganesha, Mahakala, Durga Mahisasuramardini, dan Nandiswara.

Arca-arca dari masa Singhasari dikenal memiliki ciri khas berukuran besar dengan pahatan halus yang mengikuti kaidah ikonografi, serta merepresentasikan keunggulan seni arca Nusantara.

Sementara itu, koleksi Puputan Badung yang turut dipulangkan terdiri dari berbagai perhiasan serta daun pintu gerbang dari Puri Tabanan. Benda-benda ini dibawa ke Belanda setelah peristiwa penyerangan di Badung dan Tabanan pada 1906.

Repatriasi pada 2024 ini merupakan bagian dari kerja sama kebudayaan antara Indonesia dan Belanda yang telah disepakati melalui Nota Kesepahaman pada tahun 2017. Selain memulangkan benda-benda cagar budaya, kerja sama ini juga bertujuan untuk mendorong penelitian lebih lanjut mengenai peradaban Nusantara.[*]

gambar logo kemenbud
Balai Media Kebudayaan
Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia
Kontak BMK
icon location
Lokasi

Gedung Kementerian Kebudayaan (Gedung E) Lantai 17 Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat, 10270

Jalan Gardu, Srengseng sawah, Jakarta Selatan Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12640

icon location
Surel
balaimediakebudayaan@kemenbud.go.id
icon location
Telepon
081111815957
Ikuti Kami
InstagramTiktokX